Showing posts with label Italia. Show all posts
Showing posts with label Italia. Show all posts

Sunday, September 25, 2016

Carro Armato P.26/40, Tank Terbaik Milik Italia


Carro Armato P.26/40, atau bisa disingkat P.26/40 adalah tank medium milik Angkatan Darat Italia semasa Perang Dunia Kedua. Tank ini dipersenjatai dengan senapan Anti-Tank berkaliber 75 mm dan senapan mesin ringan Breda kaliber 8 mm sebagai persenjataan tambahan, dan ditambah lagi dengan senapan Anti-Aircraft ringan sebagai senjata Co-Axial opsional.

Tank P.26/40 di halaman pabrik Fiat-Ansaldo, 1943.

Huruf “P” adalah singkatan dari kata “Pesante” atau berarti “Berat” dalam bahasa Italia. Dalam kemiliteran Italia, tank ini dianggap sudah memenuhi standar tank kelas Berat, tetapi menurut standar internasional tank ini diklarifikasikan dalam tingkat medium.

Pendesainan tank ini dimulai pada tahun 1940, tank ini awalnya direncanakan akan memiliki bobot 20 ton (supaya memungkinkan melewati jembatan ponton), dengan persenjataan utama berkaliber 47 mm, 2 senapan mesin dan 5 orang awak. pembangunan berjalan lancar dan cepat, kecuali untuk bagian mesin. Sedikit ada konflik antara anggota Staff militer Italia. Beberapa memilih mesin Diesel, beberapa yang lainnya memilih mesin bensin.

Tank P.26/40 yang dipersembahkan untuk 
Hitler oleh Mussolini. Prussia Timur, 1943.

Long March partisan anti-Fasis dengan tank P.26/40 rampasan 
mereka. Novara, 1943.

P.26/40 milik Wehrmacht. 

Kru tank P.26/40 dan tank mereka. 

P.26/40 milik Wehrmacht yang ditinggalkan kru-nya. 
Austria, 10 Mei 1945.

Armor didesain dengan  ketebalan sampai 40-50 mm di bagian depan dan 30-40 mm pada sisi samping dengan plate miring. Sebenarnya. Armor setebal ini mampu melindungi tank dari senjata-senjata Anti-Tank ringan seperti QF-2 milik Inggris. Meskipun begitu, pemasangan armor tank ini masih menggunakan sistem paku, yang mana sistem paku armor ini adalah cara lama, kebanyakan pemasangan armor tank di Perang Dunia Kedua sudah menggunakan sistem las.


Bagian depan dan belakang tank P.26/40.

Senjata utama tank ini memiliki kaliber 75mm dan memiliki kecepatan muzzle sekitar 700 m / s. Pelurunya bisa menembus armor dengan tebal 70-80mm dari jarak 500 meter, cukup menakjubkan untuk kalangan kendaraan tempur Italia. Untuk persenjataan sekunder, tank ini memiliki 2 senapan mesin, yang salah-satunya adalah senapan Co-Axial yang dapat digunakan untuk senjata Anti-Aircraft.

Sayangnya, tank ini hanya diproduksi secara terbatas karena keburu Mussolini dikudeta. Selama tahun 1940-1943, tank ini berhasil diproduksi hanya sekitar 100 unit. Setelah Mussolini dikudeta, produksi tank ini sempat terhenti dan kemudian diambil alih oleh Wehrmacht. Wehrmacht banyak memproduksi tank ini tanpa mesin, dan hanya digunakan untuk sistem pertahanan statis.

Camo warna hijau Olive Drab seperti ini 
biasanya digunakan oleh Italia.


Sedangkan 2 jenis camo pattern seperti ini biasanya 
adalah milik Wehrmacht. Tetapi tidak menutup kemungkinan 
Italia juga menggunakan camo pattern tersebut. 

Dimedan pertempuran, biasanya tank ini digunakan untuk kendaraan pelopor (pelindung) dalam barisan pasukan Italia. Pada akhir tahun 1944, tank ini tidak lagi digunakan sebagai kendaraan tempur, tapi hanya sebatas sebagai pertahanan statis. Tidak banyak riwayat tempur kendaraan ini.

Spesifikasi (P.26/40)

Type : Tank kelas medium
Negara Asal : Italia
Desain : 1940
Tahun Produksi : 1943-1944
Digunakan oleh : Italia, Nazi Jerman
Produsen : Ansaldo
Armor : 50mm (depan), 45mm (samping), 20mm (atas)
Berat : 26 ton
Panjang : 5.80 m
Lebar : 2.80 m
Tinggi : 2,5 m
Awak : 4 orang (Komandan / penembak, loader, driver, radio operator)
Persenjataan Utama : 75 mm L/34
Persenjataan Tambahan : 2 unit, 8 mm Breda 38
Mesin : V-12 SPA 342 diesel, 24 liter max. (420 hp)
Suspensi : Semi-Eliptical Leaf Spring Bogies
Jarak Operasional : 280 Km
Kecepatan Max. : 40 kmph (di Jalan raya), 25 kmph (Off-road)


Varian :

P.26/40 : Varian Original
P.26 : Varian Kelas Ringan, Hanya Prototype
P.43 : Menggunakan kaliber 90mm, Hanya Prototype
P.43bis : Menggunakan mesin 480 hp, Hanya Prototype

Semovonte 149/40 : Kendaraan Self-Propelled Gun yang menggunakan chassis tank P.26/40, Hanya diproduksi 1 unit, Tidak pernah digunakan dalam pertempuran.

Tuesday, August 23, 2016

Decima Flottiglia MAS, Pelopor Pasukan Katak Modern

Selama Perang Dunia ke-2, militer Italia memang selalu dianggap remeh dan diragukan kemampuannya. Tapi tidak untuk unit yang satu ini.

Emblem pasukan Katak Flottiglia MAS

Decima Flottiglia MAS, atau Decima Flottiglia Mezzi d'Assalto. Juga dikenal sebagai La Decima atau Xa-MAS. Merupakan sebuah unit komando khusus elit Pasukan Amfibi yang dibentuk dan dikomando oleh Regia Marina (Angkatan Laut Italia) pada masa rezim Benito Mussolini.

Keganasan unit ini tidak bisa diragukan lagi, unit ini menjadi mimpi buruk bagi kapal-kapal perang atau bahkan kapal-kapal suplai milik sekutu yang sedang berlabuh. Pengerahan pasukan kedalam air seperti ini adalah strategi perang baru yang cukup unik saat itu.


Seorang anggota Pasukan Xa-MAS dan seragam renangnya

Poster perekrutan anggota baru Xa-MAS pada 
masa Republik Sosial Italia (1943-1945)

Decima Flottiglia mulai dibentuk pada tahun 1941. Selama 3 tahun aktif, unit ini berhasil menunjukkan keganasannya dan membuat Angkatan Laut sekutu kalang-kabut. Bukan hanya kapal-kapal perang yang menjadi target oleh unit ini, tetapi kapal-kapal dagang dan kapal pengirim suplai juga turut menjadi mangsa. Oleh karenanya, Adolf Hitler dengan terus terang pernah menyatakan bahwa dirinya menyesalkan hal tersebut, Hitler lebih berharap pasukan tersebut bisa menjarah suplai-suplai dari kapal sekutu daripada menghancurkannya.  


Beberapa anggota Xa-MAS sedang menginspeksi torpedo mereka
yang nantinya akan digunakan

Sisa-sisa torpedo SLC di museum Roma


Dalam menjalankan operasinya, unit ini menggunakan sebuah torpedo berkekuatan ledak tinggi yang sudah dimodifikasi supaya bisa dinaiki dan digerakkan, yang diberi nama SLC (Siluri a Lenta Corsa), tetapi dijuluki sebagai "Maiale" oleh kalangan pasukan ini. Cara kerja torpedo ini seperti menaiki sebuah kapal, dimana saat para kru sudah menentukan target, mereka akan megunci kemudi sehingga bisa melaju dengan lurus. Sementara para kru menjauh dari area ledakan.


Beberapa pasukan Xa-MAS dengan Speedboat mereka

Sebelum diciptakannya torpedo SLC, unit ini menggunakan kapal cepat kecil (Speedboat) yang dirancang untuk membawa bahan peledak seberat kira-kira 300 Kg. Cara kerjanya sama dengan menggunakan SLC. Hanya saja Speedboat ini melaju terlalu kencang, sehingga berkemungkinan sasaran tidak akurat. Selain itu, biaya produksi juga lebih mahal.


Junio Valerio Borghese, salah satu pemimpin unit Xa-MAS

Setelah runtuhnya rezim Fasis Italia pada tahun 1943, unit ini direkrut oleh militer Nazi Jerman untuk menjadi pasukan pembantu anti-Partisan. Dan pada 26 April 1945, Decima Flottiglia dibubarkan oleh Junio Valerio Borghese dan pemimpinnya diadili.

Daftar keseluruhan korban unit Xa-MAS :

- Maret 1941 (Suda Bay) : Kapal penjelajah HMS York, Kapal Tanker "Pericles"

- September 1941 (Gibraltar) : Kapal Tanker "Denby Dale" dan "Fiona Shell", Kapal Motor ringan "Durhamm"

- Desember 1941 (Alexandria) : Kapal perang HMS Queen Elisabeth dan HMS Valiant (tetapi 2 kapal ini berhasil selamat dan diperbaiki lagi), Kapal Tanker "Sagona", Kapal Destroyer HMS Jarvis

- Juni 1942 (Sebastopol) : Transport Militer (milik Soviet), dan juga 2 kapal selam (yang juga milik Soviet)

- Juli 1942 (Gibraltar) : Steamship "Meta", "Shuma" dan "Baron Douglas"

- Agustus 1942 (El-Daba) : Kapal Destroyer HMS Eridge

- September 1942 (Gibraltar) : Steamship "Raven's Point"

- December 1942 (Algier) : Steamship "Ocean Vanquisher", "Berta" dan "Armattan", kapal tanker "Empire Centaur", Transport Militer N.59 (milik US)

- Mei 1943 (Gibraltar) : Steamship "Pat Harrison", "Mahsud" dan "Camerata"

- Juli 1943 : kapal motor "Orion" (Alexandretta) dan "Kaituna" (Mershina)

- Agustus 1943 : kapal motor "Fernplant" (Alexandretta), Steamship "Harrison Gray Otis" dan "Stanridge", kapal tanker "Thorsovni" (Giblartar)