Showing posts with label Perlengkapan. Show all posts
Showing posts with label Perlengkapan. Show all posts

Wednesday, September 28, 2016

Schürzen

Schürzen, adalah sebuah lempengan baja yang biasanya ditambahkan pada sisi samping dan bagian turret tank untuk memeberikan perlindungan terhadap peluru-peluru HE-AT (High Explosive-Anti Tank).



Yang saya lingkari merah-merah itu adalah Schürzen

Pada umumnya, peluru jenis HE-AT akan meledak jika proyektilnya menabrak sebuah benda. Prinsip Schürzen adalah untuk meledakkan peluru HE-AT sebelum menabrak dinding armor utama pada tank. Singkatnya, Schürzen adalah sebuah armor yang melindungi sebuah armor. Schürzen yang dipasangkan pada tank-tank tidak begitu efektif untuk menangkis serangan peluru AT (Anti-Tank), karena lempengan Schürzen biasanya sangat tipis.

 Panzer IV dengan Schürzen. Kursk,1943.

Sturmgeschütz III milik divisi Panzer SS ke-2 "Das Reich"

Karena negara-negara sekutu tidak menyediakan Schürzen secara resmi, Kadang para kru tank Sekutu berinisiatif menggunakan benda-benda lain untuk alternatif Schürzen. Seperti sandbag, batangan kayu, besi bekas, atau bahkan rantai track dari tank-tank yang telah rusak.

Tank M4A2 Sherman milik Amerika dengan Sandbag 
sebagai alternatif Schürzen.

Tank M4 Sherman yang menggunakan track tank 
bekas sebagai alternatif Schürzen.


Zimmerit

Zimmerit adalah sejenis pasta yang digunakan untuk melapisi bagian eksterior tank-tank Jerman, pasta ini mengandung bahan anti-magnetik sehingga sangat efektif melindungi tank-tank dari ancaman ranjau magnetik.



Yang saya lingkarin merah-merah itu adalah Zimmerit.

Zimmerit mulai muncul pada tahun 1943. Zimmerit normalnya hanya diaplikasikan pada bagian hull, karena bagian tersebut adalah bagian yang paling banyak mengandung konduktor magnet sehingga berpotensi terkena ranjau magnetik. Tetapi kadang Zimmerit diaplikasikan keseluruh bagian luar tank untuk menambah proteksi.

Cara pengaplikasian Zimmerit pada ranpur sangatlah rumit dan memakan waktu yang lama. Pertama-tama tank atau ranpur yang akan dilapisi Zimmerit di "mandikan" dahulu dan dikeringkan untuk menghilangkan kotoran pada badan tank. Kemudian Zimmerit dioleskan secara merata dengan ketebalan 5mm pada badan tank, dan kemudian dikeringkan selama 24 jam. Setelah kering, tank kemudian dilapisi Zimmerit kembali dan dibuat pola menggunakan sisir besi. Tahap terakhir tank akan dibakar dengan alat penyembur api sejenis Flamethrower yang akan mengeringkan lapisan Zimmerit tadi dengan lebih efektif, dalam tahap ini biasanya hanya membutuhkan waktu sekitar 1-2 jam.

Jika bahan bakar penyembur api sedang kosong, tank-tank yang telah dilapisi Zimmerit tadi terpaksa dikeringkan menggunakan panas matahari, biasanya tahap ini memakan waktu cukup lama, yaitu sekitar 8-10 hari, tergantung cuaca. 


Panzer Tiger I dari divisi Grossdeutschland, 1944. 

Tiger I yang sedang di service 
Italia, 1944.

Panzer V "Panther" milik divisi Panzer SS ke-5 "Wiking".

Uniknya lagi, pada masa-masa akhir perang, kuantitas produksi Zimmerit diperkecil sehingga persediaan Zimmerit juga langka. Banyak kendaraan hanya dilapisi 1x saja untuk menghemat waktu pengerjaan dan persediaan. Para kru biasanya menggunakan semen sebagai pengganti Zimmerit.


Tank M4A2 Sherman milik Amerika yang dilapisi dengan Zimmerit, sangat unik.
Kemungkinan tank ini adalah rampasan milik Jerman.
Atau kru tank tersebut-lah yang mencuri Zimmerit ? (.____.)

Sayangnya, tidak semua kendaraan tempur Jerman bisa dilapisi dengan Zimmerit. Kendaraan-kendaraan tempur yang mendapatkan jatah Zimmerit, antara lain yaitu :

Panzerkampfwagen III
Panzerkampfwagen IV
Panzerkampfwagen V "Panther"
Panzerkampfwagen VI "Tiger" (hanya model produksi akhir dan pertengahan)
Panzerkampfwagen VI "Königstiger" (hanya model produksi awal)
Sturmgeschütz III
Sturmgeschütz IV (hanya model produksi awal)
Sd.Kfz.186 "Jagdtiger" (hanya model produksi Porsche)
Sd.Kfz.173 "Jagdpanther" (hanya model produksi awal)
Sd.Kfz.162 "Jagdpanzer IV"
Sd.Kfz.166 "Brummbär"
Sd.Kfz.184 "Elefant"
Sd.Kfz.251 "Hanomag" (sangat jarang sekali)

Komposisi Zimmerit :

40% Barium Sulfat (BaSO4), bahan utama pembuatan cat dan pewarna sintetis
25% Polyvinyl Asetat (C4H6O2), bahan utama lem kayu
15% Pigmen Ochre
10% Zinc Sulfida

10% Serbuk gergaji

Setelah perang, Inggris pernah mencoba membuat Zimmerit versi mereka sendiri. Tetapi gagal karena komposisinya tidak pas.

Tuesday, September 6, 2016

Sejarah Dibalik Jerigen

Jerigen, adalah sebuah wadah dari bahan plastik atau Alumunium yang biasanya diunakan untuk menyimpan cairan seperti air atau minyak gas. Siapa yang menyangka, Jerigen adalah satu dari kesekian banyaknya penemuan Nazi Jerman yang saat ini dimanfaatkan oleh banyak orang didunia.


"Jerry Can" dari jaman Perang Dunia Kedua.
Ada marking SS-nya... (._.)

Pada awal 1935-an, militer Nazi Jerman meminta departemen Persenjataan Wehrmacht untuk membuat wadah bahan bakar yang bersifat portable atau mudah untuk dibawa-bawa, hal ini dimaksudkan untuk mengantisipasi susahnya pengiriman pasokan bahan bakar atau air saat berada dimedan pertempuran. 

Pada 1938, perusahaan Muller Egineering memberikan desain wadah air portable-nya pada departemen Persenjataan Wehrmacht. Kemudian pada awal 1939, Jerigen pun mulai diproduksi.

Jerigen mempunyai nama asli Wehrmacht-Einheitkanisster dan hanya diproduksi untuk kepentingan militer saja. Sementara, pihak Sekutu menyebutnya "Jerry Can", yang mana kata "Jerry" ini adalah kata slang yang berarti "Orang Jerman", dan "Can" dalam bahasa Inggris berarti "Kaleng" atau wadah yang terbuat dari besi. Dan kemudian oleh orang Indonesia, kata "Jerrycan" diplesetkan lagi menjadi "Jerigen".

Saturday, September 3, 2016

Hinomaru Yosegaki, "Jimat" Tentara Jepang

Hinomaru Yosegaki, adalah hadiah berupa bendera yang biasa diberikan oleh sanak saudara ketika seseorang akan berangkat menuju peperangan. Bendera tersebut adalah bendera nasional Jepang (Hinomaru) yang sudah ditulisi doa-doa, ataupun tanda tangan para kerabat untuk mengingatkan sang prajurit akan kampung halamannya. Budaya ini sudah ada sejak tahun 1800-an, tentara Jepang percaya jika mereka menyimpan bendera tersebut, Dewa akan selalu melindungi mereka.


Hinomaru Yosegaki milik seorang pelaut IJN.

Hinomaru Yosegaki rampasan milik tentara Soviet pada 
pertempuran Khalkhin Gol, 1939.

Bendera Hinomaru Yosegaki hasil rampasan 
seorang tentara USMC. Yang pada 2015 lalu, 
bendera tersebut sudah dikembalikan ke Jepang.

Biasanya, beberapa jenis doa seperti "Buun Chou Kyu" ditulis dengan ukuran besar di bagian atas bendera. Normalnya, doa-doa dan tanda-tangan tersebut hanya ditulis pada bagian bendera yang berwarna putih. Orang Jepang percaya bahwa lingkaran merah pada bendera Hinomaru mewakili Dewa mereka, sehingga tidak boleh dikotori.

Btw, bendera Hinomaru Yosegaki ini adalah "souvenir" yang paling disukai oleh para tentara Amerika yang bertugas di Pasifik. Sayangnya, pada tahun 2015 lalu, pemerintah Amerika meminta para veteran perang Amerika dengan ikhlas mengembalikan bendera-bendera tersebut kepada pihak Jepang, demi mempererat hubungan antara kedua negara. Yang pada akhirnya, sekitar 190 bendera Hinomaru Yosegaki berhasil dikembalikan.

Souvenir dari Iwo Jima. 

Ini juga di Iwo Jima.